Membangun Kedekatan Emosional Orang tua dan Anak. Bagaimana Cara Membangun Hubungan Penuh Empati dan Komunikasi Positif di Rumah? Bersama dr. Ida Rochmawati, M. Sc, Sp. Kj (k) (Specialis Kedokteran Jiwa)

 Membangun Kedekatan Emosional Orang Tua dan Anak melalui Empati dan Komunikasi Positif di Rumah

Gunungkidul, Yogyakarta — SD Muhammadiyah Ki Ageng Giring, Gunungkidul, Yogyakarta, menyelenggarakan kegiatan parenting bertema “Membangun Kedekatan Emosional Orang Tua dan Anak: Bagaimana Cara Membangun Hubungan Penuh Empati dan Komunikasi Positif di Rumah?” pada Jumat, 30 Januari 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Kegiatan inimenghadirkan narasumber dr. Ida Rochmawati, M. Sc, Sp. KJ (K), Spesialis Kedokteran Jiwa.

Kegiatan parenting ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada para orang tua mengenai pentingnya membangun hubungan emosional yang sehat dan harmonis dengan anak sejak dini. Acara diikuti oleh para orang tua siswa dan guru SD Muhammadiyah Ki Ageng Giring dengan antusias dan partisipasi aktif.

Dalam penyampaian materinya, dr. Ida Rochmawati menjelaskan bahwa kedekatan emosional antara orang tua dan anak merupakan fondasi utama dalam perkembangan kesehatan mental anak. Hubungan yang dilandasi empati, komunikasi positif, serta rasa saling menghargai akan membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mampu mengelola emosi, dan memiliki hubungan sosial yang baik.

“Orang tua perlu hadir secara emosional, menjadi pendengar yang baik, serta memberikan respons yang positif agar anak merasa aman, diterima, dan dipahami,” ujar dr. Ida Rochmawati.

Lebih lanjut, dr. Ida juga menekankan pentingnya menciptakan suasana rumah yang nyaman dan aman sebagai ruang bagi anak untuk mengekspresikan perasaan dan pikirannya. Keteladanan orang tua dalam mengelola emosi dan berkomunikasi dengan baik menjadi kunci dalam membangun hubungan yang penuh empati di dalam keluarga.

Pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan parenting ini merupakan bagian dari upaya SD Muhammadiyah Ki Ageng Giring dalam mendukung pendidikan karakter dan kesehatan mental peserta didik. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara optimal.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para orang tua dapat berbagi pengalaman serta berkonsultasi langsung mengenai tantangan pengasuhan anak di lingkungan keluarga. Acara ditutup dengan harapan agar materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah.


Kegiatan

Berita

Copyright © 2019 Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Gunungkidul